Karang Intan, INFO_PAS – Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani dengan mengikuti Desk Evaluasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026 secara virtual, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Narkotika Karang Intan tersebut diikuti langsung oleh Kalapas, pejabat struktural, Tim Zona Integritas yang terdiri dari Ketua dan Wakil Ketua Tim ZI, Koordinator Pokja WBBM, anggota Pokja, Agen Perubahan, hingga Duta Layanan.
Pelaksanaan desk evaluasi ini merupakan tindak lanjut dari proses penilaian oleh Tim Penilai Internal (TPI) sebagai bagian dari tahapan pembangunan Zona Integritas menuju WBBM.
Kegiatan dibuka oleh Tim Penilai Internal (TPI), yaitu Ami Amatunissa bersama tim, serta Anak Agung Gde Krisna. Seluruh rangkaian berlangsung dalam suasana penuh semangat, antusias, dan optimisme dari seluruh jajaran.
Dalam paparannya, Kalapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, mengangkat tema “Transformasi Berkelanjutan: Dari Predikat WBK menuju WBBM 2026”.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan Zona Integritas terus diperkuat melalui peningkatan tata kelola, sarana pelayanan, implementasi P2HAM, serta berbagai inovasi layanan seperti Busapa dan digitalisasi Si Laki yang mempermudah akses layanan masyarakat.

Selain itu, penguatan juga dilakukan melalui inovasi pembinaan dan pengembangan SDM seperti program “Jembatan Hati Warga Binaan dan Keluarga” serta “Pena Warna” yang memberikan dampak langsung bagi warga binaan.
“Pembangunan Zona Integritas bukan hanya tentang memperoleh predikat, tetapi bagaimana menghadirkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat. Kami ingin memastikan pelayanan semakin berkualitas, transparan, humanis, dan berdampak positif,” ujar Yugo.
Usai pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara Tim Penilai Internal (TPI) dan jajaran Lapas terkait inovasi layanan, budaya kerja, serta dampak pembangunan Zona Integritas. Diskusi berlangsung interaktif sebagai bagian dari penguatan dan penyempurnaan pelayanan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Anak Agung Gde Krisna memberikan apresiasi atas paparan dan kekompakan tim Zona Integritas Lapas Narkotika Karang Intan.
“Kami melihat semangat yang luar biasa dari seluruh jajaran. Paparan yang disampaikan sangat baik dan inovasi yang dibangun memiliki dampak positif. Konsistensi dan penguatan implementasi perlu terus dijaga agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Melalui desk evaluasi ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berdampak nyata melalui transformasi, inovasi, serta integritas yang berkelanjutan. (nta)